welcome ^_^ to my blog and enjoy !!!

Monday, 8 September 2014

IPv6

Pengertian :
IPv6 adalah kependekan dari "Internet Protocol Version 6". IPv6 adalah protokol "next generation" yang dirancang oleh IETF (http://www.ietf.org/) untuk menggantikan versi Internet protokol yang sekarang digunakan, IP Versi 4 ("IPv4"). Sebetulnya ada IP versi 5, yang di alokasikan untuk experimental Internet Stream Protocol versi 2 (ST-2), yang di jelaskan di RFC 1819.
Pada hari ini sebagian besar Internet menggunakan IPv4, IP versi 4 (IPv4) yang di jelaskan di RFC 791 (September 1981). Umurnya sudah lebih dari 20 tahun, tapi IPv4 cukup tangguh walaupun sudah tua, walau di awalnya mempunyai banyak masalah.
Ada beberapa keluarga protokol (termasuk Open System Interconnection) yang pernah di usulkan untuk menggantikan IPv4, tapi semuanya tidak ada yang berhasil karena penggunaan IPv4 yang telah sedemikian besar dan terus berkembang. Walaupun terus terang, IPv4 tidak di rencanakan untuk digunakan seperti yang kita gunakan hari ini, dari sisi jumlah mesin, tipe aplikasi maupun keamanan. Salah satu masalah yang paling besar saat ini adalah kekurangannya alokasi IPv4 yang sangat dibutuhkan oleh server / mesin yang tersambung ke Internet.
Di awal tahun 1990, Internet Engineering Task Force (IETF) melihat bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini adalah merancang versi IP yang baru sebagai pengganti IPv4. IETF membentuk working group next generation (IPng) untuk mendefinisikan protokol transisi yang menjaga kompatibilitas jangka panjang dengan versi IP yang sekarang maupun yang baru, dan mendukung aplikasi berbasis IP yang sekarang maupun yang akan datang.
IPng mulai aktif tahun 1991, dan beberapa proposal IPng di ajukan. Hasil dari pekerjaan mereka adalah IP versi 6 (IPv6) yang dijelaskan dalam RFC 1883-1886. Ke empat RFC tentang IPv6 masuk ke track Internet standard bulan Desember 1995. Penjelasan tentang IPv6 dapat dilihat di RFC 1883 (http://www.isi.edu/in-notes/rfc1883.txt) dan beberapa spesifikasi lainnya, termasuk ICMPv6.
IPv6 diharapkan dapat memperbaiki masalah di IPv4, seperti keterbatasan address IPv4. IPv6 juga menambahkan beberapa perbaikan ke IPv6 seperti routing dan network autoconfiguration. IPv6 di harapkan dapat secara bertahap menggantikan IPv4, dengan perioda transisi dimana kedua akan berjalan bersama selama beberapa tahun.
IPv6 di rancang sebagai sebuah evolusi dari IPv4, jadi bukan sebuah perubahan yang radikal. Feature yang baik dari IPv4 tetap digunakan di IPv6, dan feature yang tidak terlalu berguna di buang. Menurut spesifikasi IPv6, perubahan dari IPv4 ke IPv6 terutama terjadi pada kategori:
  • Perluasan kemampuan pengalamatan - alamat IP address bertambah dari 32 bit menjadi 128 bit di IPv6. Lebih banyak node / komputer di jaringan yang dapat memperoleh address. Lebih banyak level hirarki pengalamatan, autoconfiguration yang lebih sederhana untuk pengguna yang remote.Multicast routing menjadi lebih scalable dengan menambahkan kolom Scope di alamat multicast. Tipe alamat yang baru, di sebut anycast, juga di definisikan.
  • Penyederhanaan format header – beberapa kolom header IPv4 dibuang atau di buat lebih optimal dan sangat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memproses paket, dan untuk membatasi biaya bandwidth oleh header IPv6.
Perbaikan dukungan untuk Extension dan Option: Option IPv6 header di encode untuk memungkinkan efisiensi forwarding, panjang option yang tidak terlalu ketat, dan lebih fleksibel untuk memasukan option baru di kemudian hari. Beberapa kolom di IPv4 header dibuat optional di IPv6.
  • Kemampuan Flow Labeling – kemampuan baru dalam hal Quality of Service (QoS) yang ditambahkan untuk memungkinan pelabelan paket yang termasuk traffic flow tertentu yang mana mungkin pengirim meminta penanganan yang khusus, seperti servis real-time.
  • Kemampuan authentikasi dan privacy – extension untuk mendukung option security, seperti authentikasi, integritas data, dan kerahasiaan data, sudah ada di dalam IPv6.
IPv6 mengajukan dan memformalkan terminologi yang di lingkungan IPv4 biasanya tidak terdefinisi dengan baik, atau terdefinisi dengan tidak baik, atau tidak terdefinisi. Beberapa terminologi yang digunakan antara lain:
  • Paket – sebuah IPv6 Protocol Data Unit (PDU), terdiri dari header dan payload (beban) yang dibawanya. Di IPv4, biasanya disebut sebagai paket atau datagram.
  • Node – sebuah divais / alat yang mengimplementasikan IPv6.
  • Router – sebuah node IPv6 yang memforward paket, berdasarkan IP address, tidak secara explisit di alamatkan pada dirinya. Dalam terminologi TCP/IP yang lama, alat ini kadang kala disebut sebagai gateway.
  • Host – Node yang bukan router, biasanya adalah system pada end-user.
  • Link – media dimana node saling berkomunikasi satu sama lain melalui lapisan protokol data link, seperti, ATM, frame relaym SMDS Wide Area Network, atau Ethernet LAN.
  • Neighbor – node yang tersambung pada link yang sama.
Arsitektur dan struktur dari IPv6 address di terangkan di RFC 2373.( http://www.isi.edu/in-notes/rfc2373.txt) . Pada bulan July 1999, IANA mendelegasikan alokasi awal IPv6 ke regional registry untuk implementasi IPv6 di dunia. Informasi lebih lanjut tentang alokasi IPv6 ini dapat di lihat di APNIC ( http://www.apnic.net/), ARIN (http://www.arin.net/), dan RIPE (http://www.ripe.net/).

Header IPv6
Format header IPv6 seperti tamapak pada gambar. Perlu diketahui bahwa walaupun IPv6 address empat (4) kali lebih panjang dari IPv4 address, header IPv6 hanya dua kali dari panjang header IPv4. Oleh karena itu sangat mengurangi efek dari panjangnya kolom address. Kolom pada header IPv6 adalah: Version: nomor versi IP (4 bit). Kolom ni berisi nilai 6 untuk IPv6, dan nilai 4 untuk IPv4. Lokasi kolom ini sama untuk header IPv6 dan IPv4 sehingga memudahkan sebuah node untuk membedakan apakah ini paket IPv4 atau IPv6. Priority: memungkinkan sebuah sumber untuk mengidentifikasi prioritas pengiriman paket (4 bit). Flow Label: digunakan oleh source untuk mengidentifikasi paket-paket dengan label tertentu ini membutuhkan teknik penanganan yang tertentu, seperti servis real-time antara sepasang host (24 bit). Payload Length: Panjang payload, bagian dari paket sesudah header, dalam oktet (16 bit). Nilai maksimum dari kolom ini adalah 65,535; jika kolom ini berisi nol mempunyai arti bahwa paket berisi payload yang lebih besar dari 64Kbyte dan panjang payload yang sebenarnya ada di Jumbo Payload hop-by-hop option. Next Header: mengidentifikasi tipe header selanjutnya yang melekat pada header IPv6; menggunakan nilai yang sama dengan nilai pada IPv4 jika dimungkinkan (8 bit). Kolom Next Header dapat mengindikasikan option header, protokol pada lapisan yang lebih tinggi, atau tidak ada protokol di atas IP. Beberapa contoh nilai-nya tampak pada tabel. Hop Limit: menspesifikasikan jumlah hop maksimum yang dapat dilalui sebelum paket di buang (8 bit). Nilai ini di set oleh source dan akan dikurangi 1 setiap kali melewati sebuah node. Paket akan dibuang jika nilai Hop Limit mencapai nilai nol. Hop Limit sama dengan Time To Live (TTL) di IPv4. Source Address: IPv6 address dari pengirim / asal paket (128 bits). Destination Address: IPv6 address dari penerima paket (128 bits).
Contoh nilai dari Kolom Next Header
Nilai Isi dari Next Header 1 Internet Control Message Protocol (ICMP) 6 Transmission Control Protocol (TCP) 17 User Datagram Protocol (UDP) 43 Routing header 44 Fragment header 58 Internet Control Message Protocol version 6 (ICMPv6) 59 Tidak ada; ini adalah header yang terakhir 60 Destination Options header 89 Open Shortest Path First (OSPF)

IP address ipv6

IPv6 mendefinisikan tiga (3) tipe address / alamat, yaitu:
  • Unicast address yang menunjukan sebuah host.
  • Anycast address yang di berikan pada lebih dari satu interface, biasanya terdapat pada anode IPv6 yang berbeda, seperti sekumpulan router yang dimiliki oleh ISP. Paket yang dikiriim ke anycast address akan di teruskan ke salah satu router yang teridentifikasi oleh address tersebut, dan yang paling dekat menurut protokol routing.
  • Multicast address menunjukan sekumpulan host, sebuah paket yang dikirim ke multicast address aka dikirimkan ke semua host pada group ini. Perlu dicatat bahwa pada IPv6 tidak ada broadcast address seperti yang kita gunakan di IPv4, karena fungsi ini telah dilakukan oleh multicast address.
IPv4 addess di tulis menggunakan notasi dotted decimal, dimana nilai desimal dari empat byte address di pisahkan dengan dot. Cara yang disukai, atau biasa digunakan, untuk menuliskan IPv6 adalah nilai hexadesimal dari delapan blok 16-bit yang dipisahkan menggunakan titik dua / colon (:), seperti FF04:19:5:ABD4:187:2C:754:2B1. Perhatikan bahwa nilai nol di muka tidak perlu ditulis, dan setiap kolom harus memiliki suatu nilai. IPv6 address biasanya akan memiliki nilai nol yang banyak karena cara pengalokasian-nya. Teknik menulis cepat address dengan banyak nol, menggunakan titik dua doubel (::) untuk menunjukan banyak blok 16-bit yang nol. Contoh, FF01:0:0:0:0:0:0:5A dapat ditulis sebagai FF01::5A. Agar tidak bingung, "::" hanya dapat muncul satu kali di sebuah address. Sebagai alternatif, format hybrid address di definisikan untuk memudahkan merepresentasikan IPv4 address dalam lingkungan IPv6. Disini, 96 bit address yang pertama (6 group dari 16) di representasikan dalam format IPv6 yang biasa, sedang sisa 32 bit address di representasikan dalam IPv4 dotted decimal; sebagai contoh, 0:0:0:0:0:0:199.182.20.17 (atau ::199.182.20.17). Alokasi Prefix IPv6 Address Dari RFC 1884
Alokasi Prefix (Binary) Bagian Dari Address Reserved 0000 0000 /256 Unassigned 0000 0001 /256 Reserved Untuk Alokasi NSAP 0000 001 /128 Reserved Untuk Alokasi IPX 0000 010 /128 Unassigned 0000 011 /128 Unassigned 0000 1 1/32 Unassigned 0001 1/16 Unassigned 001 1/8 Provider-Based Unicast Address 010 1/8 Unassigned 011 1/8 Reserved Untuk Geographic-Based Unicast Address 100 1/8 Unassigned 101 1/8 Unassigned 110 1/8 Unassigned 1110 1/16 Unassigned 1111 0 1/32 Unassigned 1111 10 1/64 Unassigned 1111 110 1.128 Unassigned 1111 1110 0 1/512 Penggunaan Link Lokal 1111 1110 10 1/1024 Penggunaan Site Lokal 1111 1110 11 1/1024 Multicast Address 1111 1111 1/256
Salah satu goal dari format address IPv6 adalah untuk memenuhi berbagai tipe address. Awal address mengandung tiga (3) sampai sepuluh (10) bit prefix mendefinisikan tipe address secara umum. Bit selanjutnya berisi host address sebenarnya, dalam format yang spesifik mengindikasikan tipe address Detail teknik pengalokasian IPv6 dapat di baca di RFC 1884.

Contoh, IPv6 address untuk Provider-Based Unicast Address yang dialokasikan oleh sebuah Internet service provider (ISP) kepada pelanggannya. Tipe address ini mengandung bebarapa sub-kolom, termasuk: Format Prefix: Mengindikasikan tipe address sebagai Provider-Based Unicast. Selalu 3 bit, dengan kode "010." Registry Identifier: Menunjukan dari Internet address registry mana ISP memperoleh IP address. Nilai n hanya 5-bit menunjukan IANA Internet Assigned Number Authority atau salah satu dari tiga Regional Registry, yaitu Internet Network Information Center (InterNIC), Rèseaux IP Europèens Network Coordination Center (RIPE NCC), atau Asia-Pacific Network Information Center (APNIC). Di kemudian hari, registry nasional akan di akomodasi juga. Provider Identifier: Menunjukan ISP; kolom ini menunjukan blok address yang di alokasikan oleh authoritas address registry. Subscriber Identifier: Menunjukan pelanggan ISP; Kolom ini menunjukan alokasi address ke pelanggan oleh ISP. ProviderID dan SubscriberID mempunyai total panjang 56 bit. Intra-Subscriber: Berisi bagian alokasi address yang di atur oleh pelanggan. Mempunyai panjang 64-bit, di sarankan untuk berisi subnetwork 16-bit dan identifikasi interface 48-bit (seperti IEEE MAC address). Salah satu hal yang penting dalam tipe address adalah penujukan IPv4 addrress. Dengan lebih dari enam belas juta host di Internet menggunakan address 32 bit, Internet publik harus terus mengakomodasi IPv4 address walaupun secara perlahan migrasi ke IPv6 dan pengalamatan IPv6. IPv4 address akan di bawah dalam 128-bit IPv6 address yang berawal dengan 80 nol (0:0:0:0:0). 16-bit blok selanjutnya berisi compatibility bit, yang menunjukan cara host / router menangani IPv4 dan IPv6 address. Jika device dapat menangani IPv4 atau IPv6 address, compatibility bit akan di set semua menjadi nol (0) dan ini di kenal sebagai IPv4-compatible IPv6 address. Pada sebuah sebuah node yang hanya dapat berbicara IPv4 saja, compatibility bit akan di set ke satu semua (0xFFFF) dan ini di kenal sebagai IPv4-mapped IPv6 address. Sedangkan, 32 bit terakhir berisi 32-bit IPv4 address dalam bentuk dotted decimal. IPv6 multicast address memberikan identifikasi untuk sekelompok node. Sebuah node dapat menjadi anggota dari banyak group multicast. Multicast address tidak dapat digunakan sebagai source address di paket IPv6 atau muncul di routing header.
Semua multicast address selalu di awali dengan delapan (8) bit satu (0xFF). Empat (4) bit selanjutnya adalah flag bit (flgs), Tiga bit pertama di set menjadi nol dan bit ke empat (T-bit) menunjukan alokasi permanen (“well-known”) multicast address (T=0) atau alokasi tidak permanen (“transient”) multicast addess (T=1). Empat (4) bit selanjutnya menunjukan scope dari address (scop), atau bagian dari jaringan yang relevan dengan multicast address, option yang ada termasuk node lokal (0x1), link lokal (0x2), site lokal (0x5), organisasi-lokal (0x8), atau global (0xE). Sisa 112 bit adalah Group Identifier, yang menunjukan multicast group, apakah permanen atau transien, dalam sope yang diberikan. Interpretasi dari alokasi multicast address permanen tidak tergantung pada nilai scope. Contoh, jika “Internet video server group" memperoleh alokasi multicast address permanen dengan group identifier 0x77, maka: FF01:0:0:0:0:0:0:77 menunjukan semua video server pada node yang sama seperti sender. FF02:0:0:0:0:0:0:77 menunjukan semua video server pada link yang sama seperti sender. FF05:0:0:0:0:0:0:77 menunjukan semua video server pada site yang sama seperti sender. FF0E:0:0:0:0:0:0:77 menunjukan semua video server di Internet. Ada beberapa multicast address yang telah di definisikan, termasuk: Reserved Multicast Address telah di reserved dan tidak akan pernah di alokasikan ke multicast group manapun. Addesss tersebut mempunyai FF0x:0:0:0:0:0:0:0, dimana x adalah digit hexadesimal apapun. All Nodes Address menunjukan group dari semua IPv6 node dalam scope yang diberikan. Address ini dalam bentuk FF0t:0:0:0:0:0:0:1, dimana t =1 (node-lokal) atau 2 (link-lokal). All Routers Address menunjukan group dari semua IPv6 router dalam scope yang diberikan. Address ini dalam bentuk FF0t:0:0:0:0:0:0:2, dimana t =1 (node-lokal) atau 2 (link-lokal). DHCP Server/Relay-Agent address menunjukan group dari semua IPv6 Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Server dan Relay Agent dengan scope link-lokal; address tersebut adalah FF02:0:0:0:0:0:0:C.


No comments:

Post a Comment